download ansav terbaru 2053 dan update signature erbaru 27/04/2010

download ansav 2.0.53 signature 27/04/2010
kini uda ada ansav baru yang lebih lengkap dari versi beta awal anti virus ini ternyata lebih ringan dari pada antivirus sekelasnya, ya alhasil cocok banget buak komputer kita yang speed rendah, namun performanya tidak kalah dengan yang lainnya


download ansav terbaru 2.0.53
Ansav installer
ansav portable

download update signature barunya...
update 27/04/2010
1.cara update open ansav/control/stop, tunggu kemudian close ansav
2.open folder "C:/program files/ansav" paste-kan dbs.anv

ato langsung dari ansav.com
direct ansav

» Read More...

SENSOR KIMIA (CHEMICAL SENSOR)

Sensor  ini didesign dan digunakan untuk menganalissa keadaan ataupun adanya kadar suatu zat kimia
Sensor ini termasuk non-essensial ( bukan sensor dasar)

1. Klasifikasi sensor kimia
Sensor ini diklasifikasikan berdasarkan cara deteksinya :
  • direct sensor
yaitu sensor yang bekerja berdasarkan reaksi kimia yang menhasilkan besaran elektrik seperti resistansi, tegangan, arus atau kapasitas ( tidak ada proses tranduser)
---


  • Complex sensor
Yaitu sensor yang tidak secara lansung menghasilkan besaran elektrik melainkan dibutuhkan bantuan tranduser lain pada sensornya unutk menhasilkan besaran elektrik
---


  • Contoh direct sensor
1. Metal Oxide Chemical Sensor

Contoh sensor ini yaitu Tin Dioxide SnO2, sensor ini digunakan untuk mendeteksi gas seperti Methyl Mercaption (CH3SH) dan Ethyl Alcohol (C2H5OH).
---

Prinsip kerjanya :
Pada saat SnO2 menerima konsentrasi Methyl Mercaption (CH3SH) dan Ethyl Alcohol (C2H5OH) maka SnO2 akan memanas, oksigen dihisap oleh permukaan kristal pada SnO2 maka aliran electron pada SnO2 akan terhalangi, sebaliknya jika konsentrasi Methyl Mercaption (CH3SH) dan Ethyl Alcohol (C2H5OH) maka permukaan kristal berkurang kadar oksigen, aliran electron yang terhalang dapat mengalir dan konduktivitas SnO2 meningkat.
Resistansi SnO2 dapat dihitung :
---


Rs = tahanan sensor
A = Constat spesifik bahan sensor
C = gas konsentrasi
α  = karateristik kemiringan Rs terhdap material gas

SnO2 bekerja dengan menggunakan rangkaian lain seperti gambar a, dan gambar b menggambarakn reaksi Rs terhadap konsentrasi gas
---

2. ChemFET
ChemFET adalah sebuah field effect taransistor kimia.
Sensor ini mendeteksi H2 di udara, O2 didarah, dan beberapa gas yang digunakan dalam militer seperti NH3, CO2, dan explosive gas
---


Pada sensor ini memiliki beberapa part penting p-type silicon pada body (lihat gbr Si) dan n-type silicon pada FET-surce dan FET-drain (lihat FET source-drain), dan ketiga part tadi dilapisi silicon dioxide (lihat oxide FET gate), kemudian diaasnya yaitu hydrogel (Ag/AgCl) dan yang apling atas adalah selective membrane (polyvinyl chloride –PVC atau polyurethane, silicone rubber, polystyrene)
cara kerja :
operasi pada ChemFET membutukan tegangan agar silicon dan gate elektroda dapat bekerja, Pada saat cairan yang dianalisa memilki konsentrasi bahan H2/O2 atau yang lainnya maka electron pada permukaan semikonduktor akan membentuk jalan konduksi antara souce-drain, jadi ChemFET bekerja seperti tahanan-konduktansi, konduktansi inilah yangdapat diukur pada op-amp (diferensiator)

  • Contoh Complex sensor
1. Biochemical sensor
Sensor ini adalh klas specila dari sensor kimia, sensor ini digunakan untuk mendeteksi organisme, sel, organel, enzim, receptor, antibodi, dan lainnya. Contoh disini yaitu bichemical sensor untuk mendeteksi enzim
---
Cara kerja biochemical sensor
Elemen sensor disini biasanya digunakan bioreactor untuk mendeteksi dan memberikan respon biosensor, kemudian akan dianalisa secara difusi, reaksi dari bireactor, koreaktans, interfering species dan kinetiknya



download file ppt artikel ini :
Sensor Kimia (Chemical Sensor).ppt

referensi:
Febriyanto,Sonny. 2009. Sensor Kimia
Fraden, Jacob. 2003. Modern Sensor. San Diego: Advance Monitor Corporation

» Read More...

SENSOR KELEMBABAN ( HUMIDITY AND MOISTURE SENSOR )

Jenis – jenis sensor kelembaban (humidity sensor) :

  1. Capacitive Sensors
  2. Electrical Conductivity Sensors
  3. Thermal Conductivity Sensors
  4. Optical Hygrometer
  5. Oscillating Hygrometer
1. Capacitive Sensors (Sensor Kapasitif) 
Sebuah kapasitor air-filled/terisi-udara dibuat sebagai suatu sensor kelembaban relative karena uap dalam atmosfer merubah permivitas elektrik udara menurut persamaam di bawah ini:

Dimana :
T  =  ketentuan suhu (dalam K)                  
P  =  adalah tekanan udara basah (dalam mHg)                 
Ps =  adalah tekanan saturasi uap air ditemperatur T  (dalam mHg)                 
H =  adalah kelembaban relative (dalam %)

Rumus tersebut menunjukan konstanta dielektrik dari udara basah, dan untuk itu kapasitansi adalah sebanding dengan kelembaban relative.
Jarak atau ruang antara plat kapasitor dapat diisi dengan suatu isolator yang tepat yang memiliki konstanta dielektrik yang berubah secara signifikan suatu waktu tergantung kelembaban. Sensor kapasitif dapat dibentuk dari film polimer hygroscopic dengan lapisan metal elektroda pada bagian yang berlawanan. Kapasitansi suatu sensor kira-kira proporsional/sebanding dengan kelembaban relative H
---


Dimana Co adalah kapasitansinya pada H = 0
---



Pada gambar 13.3 menunjukkan sebuah block diagram system pengukuran kapasitif, dimana konstanta dielektrik dari contoh/sample material tersebut merubah frekuensi osilator.
Metode tersebut memiliki beberapa keterbatasan ; sebagai contohnya,keakuratannya kurang ketika pengukuran kelembaban dibawah 0,5%, material yang dijadikan contoh tersebut harus bersih dari parikel asing yang memiliki konstanta dielektrik relative yang tinggi (contohnya: benda metal dan plastic), dan suatu penentuan contoh pengukuran harus dipertahankan.
---
Sebuah sensor kelembaban film tipis dapat terbuat padasebuah substrat silicon. Sebuah lapisan dari SiO2 3000 Å thick ditempatkan pada suatu substrat n-Si (gbr. 13.4 B) Dua metal elektroda ditempatkan pada lapisan SiO2 tersebut
Metal-metal tersebut terbuat dari aluminium, chromium, atau phosphor yang didoping polysilikon (LPCVD)2.
Kerapatan elektroda berkisar 2000-5000 Å. Elektroda tersebut terbentuk dalam pola integritas yang ditunjukkan pada gbr.13.4 A.
Sensor yang paling baik dilapisi dengan sebuah lapisan dielektrik. Untuk lapisan ini, beberapa material dapat digunakan seperti vapor deposited SiO2 atau phosphorosilicate glass (CVDPSG).Kerapatan dari lapisan berkisar antara 30-4000 Å.

2. Electrical Conductivity Sensors (Sensor Konduktivitas Elektrik)
  Resistansi dari banyak konduktor nonmetal secara umum tergantung pada kandungan air konduktor tersebut, yang merupakan suatu dasar dari sensor kelembaban resistif atau hygrostator
---

 Sensor tersebut berisi suatu material yang secara relative resistivitasnya rendah yang berubah secara signifikan dibawah perubahan kondisi kelembaban.
Contoh lainnya dari sensor kelembaban konduktivitas adalah disebut dengan “Pope  element”, yang terdiri dari polystyrene yang dilakukan/diperlakukan dengan asam sulfur untuk  memperoleh karakteristik surface-resistivitas yang  diinginkan.
Material lainnya yang menjanjikan untuk pembuatansuatu film dalam sensor konduktivitas  adalah solidpolyelectrolytes karena konduktivita  elektrik dari bahan itu bervariasi/berubah  terhadap kelembaban.


Sensor kelembaban solid-state dapat dibuat dengan substrat silicon  (gbr. 13.7 A) Silikon tersebut harus berkonduktansi tinggi, yang menyediakan  garis edar elektrik dari elektroda aluminium hampa udara/vacuum  yang ditempatkan pada permukaan sensor.
Suatu lapisan oksida yang dibentuk pada bagian atas lapisan  aluminium konduktiv, dan pada bagian atas itu, alektroda lainnya dibentuk. Lapisan aluminium tersebut dianodized dalam suatu cara untuk membentuk permukaan oksida berpori.
Elektroda bagian paling atas/diatasnya terbuat dari suatu bentuk emas berpori yang dapat ditembus gas, dan diwaktu yang sama dapat menyediakan kontak elektric.
Oksida aluminium (Al2O3), seperti banyak material-material  lainnya, yang dengan siap mengabsorbsi air ketika terkontak/terhubung dengan campuran gas yang mengandung air dalam keadaan beruap air.




 3. Thermal Conductivity Sensors (Sensor Konduktivitas Thermal)
 Penggunaan konduktivitas thermal dari gas untuk  mengukur kelembapan dapat di ukur oleh sebuah  sensor thermistor / dasar (gambar 13.8 a).Dua thermistor kecil (Rt1 dan Rt2) didukung dengan  kawat-kawat tipis untuk memperkecil rugi konduktivitas thermal. Thermistor pada sebelah kiri dibuka agar gas yang  berada di luar masuk melalui lubang, dan thermistor sebelah kanan tertutup dengan rapat dalam udara kering. Thermistor tersebut memperkuat / menghasilkan self- heating pada penerimaan arus rangkaian.


Awalnya, jembatan diseimbangi dalam udara kering untuk menentukan suatu nilai referensi nol. Keluaran dari sensor ini bertambah secara berangsur-angsur seperti kenaikan kelembapan absolute dari nol.




 4. OPTICAL HYGROMETER
---

5. OSCILLATING HYGROMETER

download file ppt artikel ini :
Sensor Kelembaban (humidity).ppt

referensi:
Ciputra, Ahmad. 2009. Sensor Kelembaban
Fraden, Jacob. 2003. Modern Sensor. San Diego: Advance Monitor Corporation

» Read More...

Apakah yang dimaksud dengan QR CODE itu?

Kode QR adalah sebuah kode matriks (atau dua-dimensi bar code ) yang dibuat oleh perusahaan Jepang Denso-Wave pada tahun 1994. The "QR" berasal dari "Quick Response", sebagai pencipta kode yang dimaksudkan agar isinya dapat diuraikan pada kecepatan tinggi.
QR Kode yang umum di Jepang , jenis yang paling populer dari dua kode dimensi. Selain itu,  ponsel terbaru Jepang  dapat membaca kode ini dengan mereka kamera.

Meskipun pada awalnya digunakan untuk pelacakan bagian dalam kendaraan bermotor, QR Codes sekarang digunakan dalam konteks yang lebih luas banyak, termasuk aplikasi pelacakan komersial dan berorientasi aplikasi yang ditujukan untuk kemudahan ponsel pengguna (dikenal sebagai penandaan mobile ).
QR Codes menyimpan alamat dan URL akan muncul di majalah, pada tanda-tanda, bus, kartu nama, atau hampir semua objek yang pengguna mungkin memerlukan informasi tentang. Pengguna dengan ponsel kamera yang dilengkapi dengan pembaca yang benar app dapat memindai gambar dari QR Code menyebabkan telepon browser untuk memulai dan mengarahkan ke URL diprogram.Tindakan menghubungkan dari objek dunia fisik dikenal sebagai hardlink atau hyperlink dunia fisik . Android sistem operasi mendukung penggunaan kode QR oleh native termasuk scanner barcode (ZXing) pada beberapa model dan browser mendukung URI redirection, yang memungkinkan QR Kode untuk mengirim metadata untuk aplikasi yang ada pada perangkat.  Nokia Symbian Sistem operasi ini juga dilengkapi dengan barcode scanner, yang mampu membaca QR Codes.
Pengguna juga dapat menghasilkan dan mencetak sendiri QR Code untuk orang lain memindai dan menggunakan dengan mengunjungi salah satu dari beberapa situs gratis yang menghasilkan QR Code.

QR Kode kapasitas data
Numerik hanya Max.. 7,089 characters
Alfanumerik Max. 4,296 characters
Biner (8 bit) Max. 2,953 bytes
Kanji / Kana Max. 1,817 characters
Koreksi kesalahan kapasitas
Tingkat L 7% codewords dapat dikembalikan.
Tingkat M 15% dari codewords dapat dikembalikan.
Tingkat Q 25% dari codewords dapat dikembalikan.
Tingkat H 30% dari codewords dapat dikembalikan.
kode QR menggunakan Reed–Solomon error correction. Contoh di bawah ini mengilustrasikan bagaimana kode QR menangani distorsi. Pixels entah ditambahkan atau dihapus dari kode asli untuk menguji batas tingkat distorsi. Kedua gambar diubah tetap dikenali dengan menggunakan "Tingkat L" koreksi kesalahan.
 

Artikel ini adalah hasil terjemahan dari wikipedia berbahasa inggris
referensi utama :
http://en.wikipedia.org/wiki/QR_Code

» Read More...

Gimana Sih Cara Buat Sendiri PLC (Programmable Logic Control) Murah dan Berkualitas.....





tertarik lebih lengkap artikel download disini :
PLC mikro lengkap 

Kemajuan teknologi saat ini telah banyak merubah cara hidup manusia, sehingga pada akhirnya akan mempermudah dan mempercepat pekerjaan. Perkembangan teknologi dibidang elektro contohnya, dengan teknologi elektro yang semakin canggih dapat semakin mempermudah manusia dalam melakukan sesuatu. Selain itu, teknologi elektronika tepat guna juga sangat membantu dalam segala aspek kehidupan.

Aplikasi Perangkat elektronik pada umumnya memerlukan suatu media penghubung antara satu perangkat elektronik dengan perangkat elektronik lainnya, salah satu media yang digunakan yaitu media fisik berupa PLC. PLC (kepanjangan Programmable Logic control) adalah sebuah alat yang digunakan untuk menggantikan rangkaian sederetan relay yang dijumpai pada sistem kontrol proses konvensional. PLC bekerja dengan cara mengamati masukan (melalui sensor-sensor terkait), kemudian melakukan proses dan melakukan tindakan sesuai yang dibutuhkan, yang berupa menghidupkan atau mematikan keluarannya (logika 0 atau 1, hidup atau mati).

PLC banyak digunakan pada aplikasi-aplikasi industri, misalnya pada proses pengepakan, penanganan bahan, perakitan, otomatis dan sebagainya. Dengan kata lain, hampir semua aplikasi yang memerlukan kontrol listrik atau elektronikmembutuhkan PLC.

Namun harga PLC ini sangatlah mahal sehingga biasanya hanya industry-industri besar saja yang menggunakannya. Maka dari itu penulis terinspirasi untuk membuat atau pun merakit PLC sendiri guna mendapatkan PLC dengan harga yang murah tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar untuk mendapatkannya.Perakitan ini menggunakan buku panduan yaitu :
Artanto, Dian.2009.Merakit PLC Mikro Dengan MikroKontroller.Jakarta: Elex Media
sangat disarankan buat pemula karena sangat detail tentang Mikrokontroller PIC16F877A, penggunaa ladder mikro, serta burning hex-nya, namun buku ini hanya mengarahkan Mikrokontrol sebagai aplikasi serba guna, nah tulisan ini hanya fokus pada perakitan PLC saja

gambar Input (kiri), output (kanan)

  • Rancang bangun PLC mikro
Pada PLC mikro terdiri dari beberapa bagian penting agar dapat bekerja sesuai dengan yang kita harapkan, bagian bagian ini yang akan kita sebut sebagai modul (part) yang akan mendukung agar PLC mikro ini dapat bekerja, berikut gambar bagan kerjanya.




layaknya PLC pabrikan PLC mikro ini juga menggunakan diagram ladder yang disebut "ladder micro" yang memiliki bentuk yang khas ladder diagram.
 nah LDMIKRO ini bisa km search di google ato downlot aja disini uda diasiapin bro...:
LDMIKRO (ladder diagram)
 project traffic light 4 simpang yag telah saya rancang bisa di lihat disini :
code 4 simpang file ld dan hex

sedabgkan program untuk burning hex ld mikronya bisa diperoleh dsini
PICPgm

berikut schematic yag digunakan dalam PLC mikro ini :

gambar 1, power supply, mikrokontroller (min sys), komunikasi rs 232, input, output.
download schematic dan layout tinggal printnya lengkapnya :
schematic
layout

catatan
namun semua file schemaric hanya dibuka oleh proteus (ARES dan ISIS) silahkan search di google ,krna kapasitas cukup besar "proteus" ato coba link ini
http://www.indowebster.com/Proteus_7_Pro.html
http://www.indowebster.com/Proteus_v72_SP2_Prorar.html
http://www.4shared.com/file/PfJjK81i/Proteus_72FULL.htm

tertarik lebih lengkap artikel download disini :
PLC mikro lengkap 

referensi :
Artanto, Dian.2009.Merakit PLC Mikro Dengan MikroKontroller.Jakarta: Elex Media Komputindo.
Malvino.2007.Prinsip-Prinsip Elektronika.Jakarta: Erlangga.
Melore, Phil. Your PLC Tutorial. www.plcs.net. Bengkulu, 2009
Team .PIC16F877A datasheet dan BC547 datasheet.www.digi-ware.com, Bengkulu, 2009
Stadler. PICPgm-Free PIC Development Programmer For Windows. www.members.aon.at/electronics/pic/picpgm/. Bengkulu, 2009
Westhues, Jonathan. Ladder Logic For PIC and AVR. www.cq.cx/ladder.pl. 2009

» Read More...

Search This Blog

Recent Post

Popular Posts